Polda Papua Selidiki Pelaku Penyebar Video Pembakaran Logistik Pemilu di Puncak Jaya

Jayapura–  Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal, SH mengatakan saat ini Polda Papua melalui Subdit Siber Dit Reskrimsus Polda Papua masih melakukan penyelidikan siapa pelaku yang menyebarkan video terkait pembakaran logistik Pemilu 2019 di Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya, Papua.

Kamal mengatakan, video pembakaran surat suara dan kotak suara Pemilu yang berdurasi kurang lebih 5 menit tujuh detik saat ini beredar di media sosial yang menunjukan tentang adanya seorang ibu dan anak-anak sedang membakar logistik Pemilu di depan Kantor Distrik Tingginambut Kabupaten Puncak Jaya.

Menurut Kamal bahwa pelaksanaan Pemilu di Distrik Tingginambut  sudah selesai dilaksanakan dengan aman dan sudah ada hasilnya tanggal 17 April 2019.

“ Di Distrik Tingginambut Pemilu dilaksanakan dengan Sistem Noken/ Ikat sehingga masyarakat memang diwakili kepada ketua suku. Pelaksanaan rekapitulasi suara di tingkat PPD sampai nanti di tingkat Kabupaten tidak ada masalah, berjalan dengan aman, baik dan lancar,” kata Kamal kepada awak media, Rabu (24/4).

Baca Juga:  Panglima TNI : “Gebyar Karya Pertiwi Sebagai Representasi Budaya dan Peradaban Bangsa”

Lebih lanjut Kamal menjelaskan terkait dengan dokumen Pemilu, semua dokumen penting sudah diamankan dan sekarang berada di kantor KPU Mulia Kabupaten Puncak Jaya. Adapun dokumen yang telah diamankan yakni, dokumen  pleno, formulir C 1 KWK, rekapitulasi perhitungan suara dan berita acara  perhitungan suara tingkat distrik.

“Dokumen yang  dibakar oleh masyarakat di depan Kantor Distrik Tinggi Nambut adalah sisa- dokumen-dokumen Pemilu yang sudah tidak dibutuhkan lagi, dan sudah dibuatkan Berita Acara pemusnahannya hal ini dilakukan adalah untuk mencegah penyalahgunaan dokumen sisa pemilu,” tegas Kamal.

Polda Papua mengimbau kepada masyarakat yang ada di Tanah Papua terkait Media sosial untuk tidak melakukan postingan-postingan yang mencederai serta melanggar hukum. Karena saat ini juga kami pihak Polda Papua terus dan terus melakukan pemantauan melalui tim siber, apabila ditemukan hal-hal ataupun postingan hingga meyebarluaskanya akan kami lakukan tindakan hukum sesuai UU ITE. Untuk itu kami ingatkan kembali agar seluruh masyarakat dapat kiranya menggunakan media sosial dengan baik dan bijak.

Baca Juga:  Babinsa Jalin Keakraban dengan Warganya Melalui Komsos

Sementara itu, Ketua PPD Tingginambut, Ekison Wanimbo dan Ketua Panwas Bapak Utius Game mengklarifikasi informasi yang tersebar dimedia sosial bahwa di Distrik Tingginambut tidak melaksanakan Pemilu, itu tidak benar.

“Distrik Tingginambut hari Rabu tanggal 17 April 2019  sudah melaksanakan pemilihan sesuai jam nasional dengan aman. Setelah itu bergeser  ke Kabupaten dan tinggalkan kotak, tapi berita acara tingkat PPD,  C1 plano, C1 KWK serta rekapan penting lainnya semuanya kita sudah amankan,” jelasnya.

Ia menambahkan, bahwa saat ini pihaknya sedang melakukan  rekapan. Sehingga yang kami tinggalkan itu hanya kertas-kertas yang sudah tidak dibutuhkan lagi. “Sekali lagi kami tegaskan berita yang keluar di media sosial itu tidak benar,”ungkapnya. (nds/pospapua)

Facebook Comments

Berita Terkait:

error: Content is protected !!