OJK Himbau Masyarakat Agar Jaga Data Pribadi

Nubic – Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) provinsi papua dan Papua Barat menghimbau kepada masyarakat agar menjaga data pribadi di tengah kemudahan teknologi finansial agar tidak disalahgunakan oknum tidak bertanggung jawab. Hal itu disampaikan Kepala OJK Papua dan Papua Barat, Adolf Simajuntak dalam keterangan tertulis kepada wartawan pada Jumat (22/11/2019).

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tidak terggoda iming-iming hadiah atau imbalan uang dengan memberikan identitas diri (KTP,SIM, Passport) dan foto diri kepada orang lain.

“Data pribadi tersebut dapat disalahgunakan untuk membuat akun palsu dan bertransaksi keuangan tanpa sepengetahuan yang bersangkutan,” ujarnya.

Disampaikan Adolf, hingga November 2019, terdapat 144 Perusahaan Pinjaman Online yang terdaftar dan berizin di OJK.Namun, Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi sejak awal 2018 sampai September 2019 telah menangani dan menutup 1350 perusahaan fintech online ilegal bekerjasama dengan Kementerian Kominfo.

Baca Juga:  Persediaan Beras di Papua Cukup Hingga Akhir Tahun

“OJK juga menghimbau masyarakat agar masyarakat dapat lebih jeli untuk melakukan pinjaman secara online dengan memastikan fintech lending tersebut telah terdaftar di OJK,” imbuhnya.

Untuk mengetahui Fintech Lending yang terdaftar di OJK, masyarakat dapat menghubungi kontak OJK 157 atau melalui website ojk.go.id. Untuk masyarakat yang berada di Tanah Papua dapat menghubungi Nomor telepon kantor (0967) 522466 atau dapat mengunjungi kantor OJK provinsi papua dan Papua Barat yang berada di jalan Pasifik Permai Ruko Dok II, Jayapura. ( Sim ).

Sumber : bisnis-papua.com

 

Facebook Comments

Berita Terkait:

error: Content is protected !!